Salah satu fitrah manusia adalah senang dengan lawan jenis. Agar tidak membawa dampak yang buruk, Islam amat menekankan kepada kita untuk menikah.
Alqamah r.a. menceritakan seperti dalam hadits shahih Muslim, "aku berjalan bersama Abdullah di Mina, lalu dia ditemui oleh Utsman dan berbincang-bincang. Utsman bertanya, "Tidakkah engkau ingin aku nikahkan dengan wanita muda agar wanita itu bisa mengingatkanmu sebagian dari masa lalumu?"
Abdullah menjawab, 'Jika engkau berkata begitu, sungguh Rasulullah saw. bersabda kepada kami, "Hai para pemuda. Barangsiapa di antara kalian telah mampu untuk menikah, menikahlah, karena sesungguhnya menikah itu bisa lebih menundukkan mata dan bisa menjaga kemaluan. Barangsiapa belum mampu menikah, maka berpuasalah, karena berpuasa itu baginya pencegah dari nafsu syahwat."'
Sementara itu masih diceritakan dalam Shahih Muslim yang diceritakan oleh Anas r.a. bahwa beberapa orang sahabat datang ke rumah Nabi dan menanyakan tentang ibadah Nabi kepada istrinya Aisyah r.a.. Setelah dijelaskan oleh Aisyah r.a., justru mereka mengatakan satu sama lain, "Aku tidak mau menikah!" Sebagian lagi mengatakan, "Aku tidak mau makan daging." Sebagian lagi mengatakan, "Aku tidak mau tidu."
Mendengar hal itu, Rasulullah saw. menyatakan, "Mengapa orang-orang mengatakan begini dan begitu? Padahal aku shalat dan tidur, berpuasa dan juga makan serta aku juga menikahi wanita. Barangsiapa tidak menyukai sunnahku, daia bukan termasuk golonganku."
Sumber 100 Kisah seputar keluarga Drs. H. Ahmad Yani
Jumat, 30 November 2018
Langganan:
Postingan (Atom)
